Cenil, makanan ini bertekstur kenyal terbuat dari singkong dan tepung kanji dengan ditaburi parutan kelapa. Dengan warna yang menarik pasti kamu akan ketagihan dengan camilan yang biasanya dijula dipasar-pasar tradisional ini.

Intil terbuat dari singkong. Singkong diparut lalu diperas, dicampur gula dan bumbu lainnya. Lalu digiling-giling dengan tangan hingga hancur membentuk bundaran-bundaran kaya kelereng kecil. Lalu dikukus hingga matang. Intil memiliki rasa yang manis dan mengenyangkan.

Kalau orang Barat sana punya donat. Banyumas juga tak kalah, makanan ini adalah jalabia. Bentuknya sama persis dengan donat. Cuma kalau jalabia itu terbuat dari singkong.
Makanan ini sangat gurih apalagi disantap ketika masih panas. Cocok sekali dimanakan sebagai cemilan ketika hujan gerimis suasana dingin dengan seduhan kopi panas.

Getuk goreng sokaraja merupakan makanan khas dari banyumas yang tepatnya di Kecamatan Sokaraja. Salah satu bahan utama Getuk goreng Sokaraja adalah Singkong atau ketela pohon. namun saat ini selain menggunakan singkong, getuk goreng sokaraja kini dapat dibuat dari ubi jalar. getuk goreng asli Sokaraja yang dibuat dari bahan utama ubi jalar terkenal dengan sebutan nama Getuk Goreng Ubi Jalar. kedua oalahan getuk goreng ini tentu saja enak dan lezat, paling cocok dinikmati bersama minuman hangat seperti teh manis ataupun kopi.

Getuk goreng Sokaraja original dengan rasa klasik biasanya memiliki rasa manis legit dari gula merah atau gula jawa. namun kini getuk goreng Sokaraja memiliki berbagai macam variasi rasa. diantara lainnya adalah Getuk Goreng Isi Coklat, Getuk Goreng Isi Keju, Getuk Goreng Granat, Getuk Goreng Bandungan, Getuk Goreng rasa duren sokaraja dan aneka rasa lainnya, maka tidak aneh lagi bila Getuk Goreng Sokaraja menjadi oleh – oleh yang pas untuk diberikan kepada sanak saudara.

Getuk Goreng Sokaraja biasanya dijual dengan harga Rp 25.000,- hingga Rp 30.000,-. dan Getuk Goreng Sokaraja ini biasanya dikemas dalam bentuk piti (keranjang kecil).

Klanting adalah cemilan yang terbuat dari singkong, cemilan asli Purwokerto, bentuknya yang bulat seperti cincin membuat cemilan ini menarik & rasanya juga enak. Tersedia berbagai varian rasa, rasa barbaque, rasa keju, rasa pedas manis, rasa bawang, dan rasa jagung bakar.

Kalau ke Purwokerto klanting ini bisa dibeli di sentra oleh-oleh di Kota Purwokerto seperti di daerah Sawangan (barat alun-alun Purwokerto), Jl. Pramuka Timur, Jl. Situmpur, bahkan kini telah masuk di mall atau dep. store di Kota Purwokerto. Klanting kini juga dapat dipesan melalui toko online, seperti bukalapak dan tokopedia.

Bahan utama nopia adalah tepung terigu dengan isi yang beragam, bisa coklat, gula, durian, bawang, pandan ataupun kacang.
Selain bentuk dan rasanya yang unik, cara membuatnya juga tak kalah unik, bukan digoreng, direbus, cara membuatnya dengan cara ditempelkan di tungku khusus dengan suhu yang panas. Makannya ada bagian nopia yang hangus, itu berarti bagian yang ditempel.

Bahan untuk membuat Nopia ; tepung terigu, mentega, minyak sayur, gula, vanila, dan susu.

Nah sentra pembuatan oleh – oleh khas ini ada di Desa Kalisube, atau di Jl. Serayu 88 Banyumas olahan Pak Narwan

 

 

Makanan ini adalah keong kecil yang biasanya didapat dari sawah yang diberi kuah yang rasanya gurih dan sedikit pedas dengan bumbu bawang merah/ putih, pala, mrica, garam, sereh, kemiri, laos, plus cabe atau sesuai selera dll.

Sebelum keong dimasak terlebih dahulu di buang ujung dengan cara memukul pakai sendok, kemudian direndam 1 malam baru dibersihkan/ dibilas. Jadi jangan khawatir jika keong ini dirasa kotor, justru keong kaya akan protein, tetapi rendah lemak (menurut ahli gizi) sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif makanan tinggi protein yang rendah lemak. Dalam seratus gram bagian yang dapat dimakan terdapat 16 g protein sehingga apabila kita mengkonsumsi 100 g kraca, tubuh kita sudah mendapat 32% protein dari kebutuhan sehari-hari. Protein menunjang keberadaan setiap sel tubuh dan juga berperan dalam proses kekebalan tubuh. Konsumsi protein hewani dalam makanan sehari-hari diperlukan oleh tubuh disamping protein nabati.

Makanan ini pasti menjadi favorite terutama menjelang sampai berakhir bulan Ramadhan.

Cara memakannya dengan cara menyedot keong yang sudah dibuang penutupnya, daging keong yang maknyus akan langsung masuk ke perut.

Namun jika disedot tak keluar juga, bisa dicukil menggunakan lidi (tusuk gigi) ataupun gigi garpu.