Kraca

Makanan ini adalah keong kecil yang biasanya didapat dari sawah yang diberi kuah yang rasanya gurih dan sedikit pedas dengan bumbu bawang merah/ putih, pala, mrica, garam, sereh, kemiri, laos, plus cabe atau sesuai selera dll.

Sebelum keong dimasak terlebih dahulu di buang ujung dengan cara memukul pakai sendok, kemudian direndam 1 malam baru dibersihkan/ dibilas. Jadi jangan khawatir jika keong ini dirasa kotor, justru keong kaya akan protein, tetapi rendah lemak (menurut ahli gizi) sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif makanan tinggi protein yang rendah lemak. Dalam seratus gram bagian yang dapat dimakan terdapat 16 g protein sehingga apabila kita mengkonsumsi 100 g kraca, tubuh kita sudah mendapat 32% protein dari kebutuhan sehari-hari. Protein menunjang keberadaan setiap sel tubuh dan juga berperan dalam proses kekebalan tubuh. Konsumsi protein hewani dalam makanan sehari-hari diperlukan oleh tubuh disamping protein nabati.

Makanan ini pasti menjadi favorite terutama menjelang sampai berakhir bulan Ramadhan.

Cara memakannya dengan cara menyedot keong yang sudah dibuang penutupnya, daging keong yang maknyus akan langsung masuk ke perut.

Namun jika disedot tak keluar juga, bisa dicukil menggunakan lidi (tusuk gigi) ataupun gigi garpu.

About Author:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *